7 Rekomendasi Desa Wisata di Jogja yang Wajib Dikunjungi

Pernah mendengar desa wisata Jogja? Ya, Yogyakarta juga memiliki potensi wisata berbasis masyarakat yang sangat menarik, yaitu desa wisata. Konsep desa wisata di Jogja menghadirkan pengalaman liburan yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat lokal, mulai dari tradisi, kerajinan, alam, hingga kuliner khas yang autentik.

Keberadaan desa wisata Jogja menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana pedesaan yang asri dan ramah. Wisatawan tidak hanya berkunjung, tetapi juga diajak berinteraksi langsung dengan warga, mengikuti aktivitas harian, serta mengenal nilai-nilai budaya yang masih terjaga dengan baik.

Desa wisata Jogja juga selalu memiliki pasar di masyarakat. Dengan pengelolaan yang semakin profesional, desa wisata di Jogja kini menawarkan berbagai paket wisata edukatif dan rekreatif. Mulai dari wisata alam, budaya, hingga wisata kuliner yang menyajikan kuliner legendaris Jogja yang menggugah selera.

Desa wisata menawarkan pengalaman liburan yang berbeda dari destinasi wisata modern. Di sini, wisatawan dapat menikmati suasana tenang, udara segar, serta kearifan lokal yang masih lestari. Selain itu, desa wisata juga mendukung pariwisata berkelanjutan. Dalam pengelolaannya, masyarakat setempat diberdayakan secara langsung dan mendalam.

7 Rekomendasi Desa Wisata Jogja Untuk Anda Kunjungi

Jogja menjadi salah satu daerah dengan jumlah desa wisata terbanyak dan teraktif di Indonesia. Setiap desa memiliki ciri khas tersendiri, baik dari segi budaya, kerajinan, maupun lanskap alamnya. Penasaran desa wisata mana saja yang bisa Anda kunjungi saat liburan di Jogja? Berikut kami hadirkan beberapa rekomendasinya.

1. Desa Wisata Pentingsari

Desa Wisata Pentingsari, Sumber: jadesta.kemenparekraf.go.id
Desa Wisata Pentingsari, Sumber: jadesta.kemenparekraf.go.id

Desa Wisata Pentingsari terletak di lereng Gunung Merapi. Lebih tepatnya di Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman. Desa Wisata Pentingsari menawarkan suasana alam yang sejuk serta asri. Wisatawan dapat mengikuti berbagai aktivitas seperti membajak sawah, belajar gamelan, hingga outbound tradisional.

Desa Wisata Pentingsari berdiri pada 15 April 2008. Desa ini cocok untuk wisata keluarga maupun kegiatan edukasi sekolah karena mengedepankan nilai kebersamaan dan budaya lokal. Desa Wisata Pentingsari menawarkan paket wisata di sektor budaya dan tradisi, sektor alam dan petualangan, juga sektor pertanian dan UMKM lokal. Menarik, ya!

2. Desa Wisata Nglanggeran

Desa Wisata Nglanggeran, Sumber: jogjapolitan.harianjogja.com
Desa Wisata Nglanggeran, Sumber: jogjapolitan.harianjogja.com

Nglanggeran terkenal dengan Gunung Api Purba yang menjadi ikon wisata alam Gunung Kidul. Tidak hanya Gunung Api Purba, kawasan ini memiliki Desa Wisata Nglanggeran. Desa Wisata Nglanggeran termasuk wilayah Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Kurang lebih 25 km dari pusat kota Yogyakarta.

Desa Wisata Nglanggeran menawarkan banyak potensi wisata. Sebut saja Kampung Pitu, Wisata Edukasi, Embung Nglanggeran, Kawasan Kedung Kandang, dan lainnya. Selain trekking, wisatawan juga bisa menginap di homestay warga dan menikmati kehidupan pedesaan yang sederhana. Anda juga bisa belajar budaya dan kearifan lokal di sini.

3. Desa Wisata Kasongan

Desa Wisata Kasongan, Sumber: getlost.id
Desa Wisata Kasongan, Sumber: getlost.id

Desa wisata Kasongan merupakan sentra kerajinan gerabah yang sudah terkenal hingga mancanegara. Desa wisata ini masuk wilayah Kelurahan Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul. Wisatawan dapat melihat langsung proses pembuatan gerabah, bahkan mencoba membuatnya sendiri bersama pengrajin lokal.

Desa Wisata Kasongan mengalami kemajuan pesat sejak tahun 1971-1971. Sapto Hudoyo, salah seorang seniman besar di Yogyakarta, membina masyarakat Desa Kasongan untuk menjadi perajin gerabah. Selain wisata kerajinan, Kasongan juga menawarkan berbagai produk seni yang cocok dijadikan oleh-oleh khas Jogja.

4. Desa Wisata Tembi

Desa Wisata Tembi, Sumber: atourin.com
Desa Wisata Tembi, Sumber: atourin.com

Desa Wisata Tembi dikenal dengan kekayaan budaya dan seni tradisional Jawa. Desa Wisata Tembi terletak di Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Searah dengan pantai Parangtritis. Desa ini memiliki museum budaya, pertunjukan seni, serta penginapan bernuansa tradisional.

Tembi sangat cocok bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dalam filosofi dan budaya Jawa dalam suasana pedesaan yang tenang. Bentang alam Desa Wisata Tembi asri dan hijau dengan perpaduan sawah dan pepohonan. Desa wisata ini menawarkan atraksi wisata berupa Gejog Lesung, Karawitan Mini yang disebut Cokekan, Outbound, dan wisata kuliner.

5. Desa Wisata Brayut

Desa Wisata Brayut, Sumber: alodiatour.com
Desa Wisata Brayut, Sumber: alodiatour.com

Desa Wisata Brayut menawarkan pengalaman wisata edukatif berbasis pertanian dan budaya. Letaknya di Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman. Fokus utama desa wisata ini adalah sektor pertanian. Wisatawan diajak untuk mengenal kehidupan petani, mulai dari menanam padi hingga mengolah hasil pertanian.

6. Desa Wisata Kebonagung

Desa Wisata Kebonagung, Sumber: rentalmobiljogja.id
Desa Wisata Kebonagung, Sumber: rentalmobiljogja.id

Desa Wisata Kebonagung terkenal dengan hamparan sawah hijau dan aliran Sungai Progo. Desa wisata ini berdiri pada tahun 1999 dengan menyajikan potensi wisata pendidikan pertanian dan budaya. Banyak paket wisata yang ditawarkan, misalnya: pertanian, membatik kain, cetak gerabah, mewarnai topeng, menghias caping, karawitan, dan lainnya. 

7. Desa Wisata Gamplong

Desa Wisata Gamplong, Sumber: atourin.com
Desa Wisata Gamplong, Sumber: atourin.com

Desa Wisata Gamplong dikenal sebagai sentra kerajinan tenun tradisional. Desa wisata Jogja satu ini terletak di Desa Sumberrahayu, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman. Desa wisata ini terdiri dari 5 dusun dengan fokus pada bidang industri tenun. Selain itu, desa ini juga memiliki Studio Alam yang sering menjadi lokasi syuting film dan serial terkenal.

Desa wisata Jogja menawarkan pengalaman liburan yang kaya akan nilai budaya, edukasi, dan keindahan alam. Dari desa wisata Kasongan yang terkenal dengan gerabah hingga desa-desa wisata alam dan budaya lainnya, semuanya menghadirkan pesona yang berbeda.

Namun, saat berkunjung ke desa wisata, sebaiknya menghormati adat dan kebiasaan setempat. Gunakan pakaian yang sopan dan ikuti aturan yang berlaku di desa tersebut. Selain itu, pilih paket wisata resmi agar pengalaman lebih terarah dan aman. Jangan lupa mencicipi kuliner khas desa yang biasanya masih diolah secara tradisional. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar